<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Politeknik Kesehatan Samarinda</title>
	<atom:link href="http://poltekkessmd.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://poltekkessmd.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Feb 2008 14:32:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='poltekkessmd.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Politeknik Kesehatan Samarinda</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://poltekkessmd.wordpress.com/osd.xml" title="Politeknik Kesehatan Samarinda" />
	<atom:link rel='hub' href='http://poltekkessmd.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>7 Keajaiban dunia</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/7-keajaiban-dunia/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/7-keajaiban-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 12:06:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/7-keajaiban-dunia/</guid>
		<description><![CDATA[Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari ‘Tujuh Keajaiban Dunia’. Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan ‘Tujuh Keajaiban Dunia’ saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak sesuaian, sebagian besar daftar berisi sbb :1] Piramida 2] Taj Mahal 3] Tembok Besar Cina 4] Menara Pisa 5] Kuil Angkor 6] Menara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=45&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=68" title="276px-sevenwondersoftheworld.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/276px-sevenwondersoftheworld.thumbnail.jpg" alt="276px-sevenwondersoftheworld.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=68">Sekelompok siswa kelas geografi sedang mempelajari ‘Tujuh Keajaiban Dunia’.<br />
Pada awal dari pelajaran, mereka diminta untuk membuat daftar apa yang mereka pikir merupakan ‘Tujuh Keajaiban Dunia’ saat ini. Walaupun ada beberapa ketidak sesuaian, sebagian besar daftar berisi sbb :</a><span id="more-45"></span>1] Piramida<br />
2] Taj Mahal<br />
3] Tembok Besar Cina<br />
4] Menara Pisa<br />
5] Kuil Angkor<br />
6] Menara Eiffel<br />
7] Kuil Parthenon</p>
<p>Ketika mengumpulkan daftar pilihan, sang guru memperhatikan seorang pelajar, se orang gadis yang pendiam, yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi, sang guru bertanya kepadanya apakah dia mempunyai kesulitan dengan daftarnya.<br />
Gadis pendiam itu menjawab, ‘Ya, sedikit. Saya tidak bisa memilih karena sangat banyaknya ‘keajaiban itu’. Sang guru berkata,’Baik, katakan pada kami apa yang kamu miliki, dan mungkin kami bisa membantu memilihnya’.<br />
Gadis itu ragu sejenak, kemudian membaca, ‘Saya pikir, ‘Tujuh Keajaiban Dunia’ itu adalah :</p>
<p>1] Bisa melihat,<br />
2] Bisa mendengar,<br />
3] Bisa menyentuh,<br />
4] Bisa menyayangi,<br />
5] Bisa merasakan,<br />
6] Bisa tertawa, dan<br />
7] Bisa mencintai</p>
<p>Ruang kelas tersebut sunyi seketika. Alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada eksploitasi manusia dan menyebutnya ‘keajaiban’. Sementara kita lihat lagi semua yang telah Tuhan karuniakan untuk kita, kita menyebutnya sebagai ‘biasa’.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/45/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/45/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=45&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/7-keajaiban-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/276px-sevenwondersoftheworld.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">276px-sevenwondersoftheworld.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur&#8217;an</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara-dengan-bahasa-al-quran/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara-dengan-bahasa-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 12:02:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara-dengan-bahasa-al-quran/</guid>
		<description><![CDATA[Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta&#8217;ala : Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu &#8216;alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=80&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=66" title="url.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/url.thumbnail.jpg" alt="url.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=66">Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta&#8217;ala :<br />
Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu &#8216;alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.</a><span id="more-80"></span></p>
<p>Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur&#8217;an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.</p>
<p>Abdullah	:   &#8220;Assalamu&#8217;alaikum warahma wabarakaatuh.&#8221;<br />
Wanita tua	:   &#8220;Salaamun qoulan min robbi rohiim.&#8221;  (QS. Yaasin : 58)   (artinya : &#8220;Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih&#8221;)</p>
<p>Abdullah	:   &#8220;Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu.&#8221; (QS : Al-A&#8217;raf : 186 ) (&#8220;Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya&#8221;)</p>
<p>Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.</p>
<p>Abdullah	:  &#8220;Kemana anda hendak pergi?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Subhanalladzi asra bi &#8216;abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa.&#8221; (QS. Al-Isra&#8217; : 1) (&#8220;Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa&#8221;)</p>
<p>Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.</p>
<p>Abdullah	:   &#8220;Sudah berapa lama anda berada di sini?&#8221;<br />
Wanita tua	:    &#8220;Tsalatsa layaalin sawiyya&#8221; (QS. Maryam : 10) (&#8220;Selama tiga malam dalam keadaan sehat&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:   &#8220;Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?&#8221;<br />
Wanita tua 	:    &#8220;Huwa yut&#8217;imuni wa yasqiin.&#8221; (QS. As-syu&#8217;ara&#8217; : 79)   (&#8220;Dialah pemberi aku makan dan minum&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:   &#8220;Dengan apa anda melakukan wudhu?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha&#8217;idan thoyyiban&#8221; (QS. Al-Maidah : 6) (&#8220;Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih&#8221;)</p>
<p>Abdulah 	:   &#8220;Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?&#8221;<br />
Wanita tua 	:    &#8220;Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil.&#8221; (QS. Al-Baqarah : 187)   (&#8220;Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam&#8221;)<br />
Abdullah	:   &#8220;Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa man tathawwa&#8217;a khairon fa innallaaha syaakirun &#8216;aliim.&#8221; (QS. Al-Baqarah : 158) (&#8220;Barang siapa melakukan sunnah lebih baik&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:   &#8220;Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta&#8217;lamuun.&#8221; (QS. Al-Baqarah : 184) (&#8220;Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:     &#8220;Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun &#8216;atiid.&#8221; (QS. Qaf : 18) (&#8220;Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:     &#8220;Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam&#8217;a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana &#8216;anhu mas&#8217;ula.&#8221; (QS. Al-Isra&#8217; : 36) (&#8220;Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:    &#8220;Saya telah berbuat salah, maafkan saya.&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Laa tastriiba &#8216;alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum.&#8221; (QS.Yusuf : 92) (&#8220;Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu&#8221;)</p>
<p>Abdullah : &#8220;Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan.&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa maa taf&#8217;alu min khoirin ya&#8217;lamhullah.&#8221; (QS Al-Baqoroh : 197) (&#8220;Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya&#8221;)</p>
<p>Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :</p>
<p>Wanita tua : &#8220;Qul lil mu&#8217;miniina yaghdudhu min abshoorihim.&#8221; (QS. An-Nur : 30) (&#8220;Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka&#8221;)</p>
<p>Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.</p>
<p>Wanita tua : &#8220;Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum.&#8221; (QS. Asy-Syura&#8217; 30) (&#8220;Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:  &#8220;Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu.&#8221;<br />
Wanita tua 	:    &#8220;Fa fahhamnaaha sulaiman.&#8221; (QS. Anbiya&#8217; 79)  (&#8220;Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman&#8221;)</p>
<p>Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.</p>
<p>Abdullah 	:   &#8220;Silahkan naik sekarang.&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun.&#8221; (QS. Az-Zukhruf : 13-14) (&#8220;Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami&#8221;)</p>
<p>Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.</p>
<p>Wanita tua 	:    &#8220;Waqshid fi masyika waghdud min shoutik&#8221; (QS. Lukman : 19)  (&#8220;Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu&#8221;)</p>
<p>Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair,  Wanita tua itu berucap.</p>
<p>Wanita tua	:    &#8220;Faqraa-u maa tayassara minal qur&#8217;aan&#8221;  (QS. Al- Muzammil : 20) (&#8220;Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur&#8217;an&#8221;)</p>
<p>Abdullah 	:  &#8220;Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak.&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab.&#8221; (QS Al-Baqoroh : 269) (&#8220;Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu&#8221;)</p>
<p>Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.</p>
<p>Abdullah 	:  &#8220;Apakah anda mempunyai suami?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Laa tas-alu &#8216;an asy ya-a in tubda lakum tasu&#8217;kum&#8221; (QS. Al-Maidah : 101) (&#8220;Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu&#8221;)</p>
<p>Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.</p>
<p>Abdullah	:   &#8220;Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya.&#8221; (QS. Al-Kahfi : 46) (&#8220;Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia&#8221;)</p>
<p>Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.</p>
<p>Abdullah 	:  &#8220;Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun&#8221; (QS. An-Nahl : 16) (&#8220;Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk&#8221;)</p>
<p>Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.</p>
<p>Abdullah 	:    &#8220;Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?&#8221;<br />
Wanita tua : &#8220;Wattakhodzallahu ibrohima khalilan&#8221; (QS. An-Nisa&#8217; : 125) (&#8220;Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi&#8221;) &#8220;Wakallamahu musa takliima&#8221; (QS. An-Nisa&#8217; : 146) (&#8220;Dan Allah berkata-kata kepada Musa&#8221;) &#8220;Ya yahya khudil kitaaba biquwwah&#8221; (QS. Maryam : 12) (&#8220;Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh&#8221;)</p>
<p>Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.</p>
<p>Wanita tua : &#8220;Fab&#8217;atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho&#8217;aaman fal ya&#8217;tikum bi rizkin minhu.&#8221; (QS. Al-Kahfi : 19) (&#8220;Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke kota dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu&#8221;)</p>
<p>Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :</p>
<p>Wanita tua : &#8220;Kuluu wasyrobuu hanii&#8217;an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah&#8221; (QS. Al-Haqqah : 24) (&#8220;Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu&#8221;)</p>
<p>Abdullah : &#8220;Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya.&#8221;</p>
<p>Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :</p>
<p>&#8220;Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur&#8217;an, hanya karena khawatir salah bicara.&#8221;</p>
<p>Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :</p>
<p>&#8220;Fadhluhu yu&#8217;tihi man yasyaa&#8217; Wallaahu dzul fadhlil adhiim.&#8221; (QS. Al-Hadid : 21) (&#8220;Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar&#8221;)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=80&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara-dengan-bahasa-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/url.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">url.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kedahsyatan Sedekah</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kedahsyatan-sedekah/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kedahsyatan-sedekah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 11:53:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kedahsyatan-sedekah/</guid>
		<description><![CDATA[Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Suatu hari datanglah dua orang akhwat yang mengaku baru kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya kemudian bercerita tentang sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya ketika pulang kampung dengan naik bus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=78&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sedekah adalah penolak bala, penyubur pahala, dan melipatgandakan rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Suatu hari datanglah dua orang akhwat yang mengaku baru kembali dari kampung halamannya di kawasan Jawa Tengah. Keduanya kemudian bercerita tentang sebuah kejadian luar biasa yang dialaminya ketika pulang kampung dengan naik bus antarkota, beberapa hari sebelumnya. Di tengah perjalanan, bus yang ditumpanginya terkena musibah, bertabrakan dengan dahsyatnya. Seluruh penumpang mengalami luka berat. Bahkan para penumpang yang duduk di dekatnya meninggal seketika dengan bersimbah darah. Dari seluruh penumpang tersebut hanya dua akhwat itulah yang selamat dengan tidak terluka sedikit pun.<span id="more-78"></span></p>
<p>Mengapa mereka ditakdirkan Allah selamat? Menurut pengakuan keduanya, ada dua amalan yang dikerjakan keduanya waktu itu, yakni ketika hendak berangkat mereka sempat bersedekah terlebih dahulu dan selama dalam perjalanan selalu melafadzkan zikir. Sahabat, tidaklah kita ragukan lagi, inilah sebagian dari keutamaan bersedekah. Allah pasti menurunkan balasannya pada saat dibutuhkan dengan jalan yang tidak pernah disangka-sangka. ALLAH adalah Zat yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada semua hamba-Nya. Bahkan kepada kita yang hampir setiap desah napas selalu membangkang perintah-Nya, Dia tetap saja mengucurkan rahmat-Nya yang tiada terkira. Segala amalan yang kita perbuat, amal baik ataupun amal buruk, pasti akan kembali kepada kita. Demikian juga jika kita berbicara soal harta yang kini ada di genggaman kita.</p>
<p>Demi Allah, semuanya datang dari Allah yang Mahakaya. Dititipkan-Nya kepada kita tiada lain supaya kita bisa beramal dan bersedekah dengan sepenuh keikhlasan. Kemudian kita akan mendapatkan balasan pahala dari pada-Nya, baik ketika di dunia ini maupun saat menghadap-Nya kelak. Dari pengalaman kongkret kedua akhwat di atas, dengan penuh keyakinan kita dapat menangkap bukti yang dijanjikan Allah SWT dan Rasul-Nya, bahwa sekecil apapun harta yang disedekahkan dengan ikhlas, niscaya akan tampak betapa dahsyat balasan dari-Nya. Boleh jadi, inilah yang menyebabkan Rasulullah SAW memerintahkan para sahabatnya yang tengah bersiap pergi menuju medan perang Tabuk, agar mengeluarkan sedekah. Saat itu Allah menurunkan ayat tentang sedekah kepada Rasulullah SAW, bahwa perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji.</p>
<p>Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui (QS. Al-Baqarah: 261). Seruan Rasul itu disambut seketika oleh Abdurrahman bin Auf dengan menyerahkan empat ribu dirham seraya berkata, &#8220;Ya Rasulullah, harta milikku hanya delapan ribu dirham. Empat ribu dirham aku tahan untuk diri dan keluargaku, sedangkan empat ribu dirham lagi aku serahkan di jalan Allah&#8221;. &#8220;Allah memberkahi apa yang engkau tahan dan apa yang engkau berikan,&#8221; jawab Rasulullah SAW. Kemudian datang sahabat lainnya, Usman bin Affan. &#8220;Ya Rasul, saya akan melengkapi (menyumbang) peralatan dan pakaian bagi mereka yang belum mempunyainya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Adapun Ali bin Abi Thalib ketika itu hanya memiliki empat dirham. Ia pun segera menyedekahkan satu dirham waktu malam, satu dirham saat siang hari, satu dirham secara terang-terangan, dan satu dirham lagi secara diam-diam. Kenapa para sahabat begitu antusias dan spontan menyambut seruan untuk bersedekah? Tiada lain karena mereka yakin akan balasan yang berlipat ganda sebagaimana telah dijanjikan Allah dan Rasul-Nya. Sedekah adalah penyubur pahala, penolak bala, dan pelipat ganda rezeki; sebutir benih menumbuhkan tujuh bulir, yang pada tiap-tiap bulir itu terjurai seratus biji. Artinya, Allah yang Mahakaya akan membalasnya hingga tujuh ratus kali lipat. Masya Allah!</p>
<p>Sahabat, betapa dahsyatnya sedekah yang dikeluarkan di jalan Allah yang disertai dengan hati ikhlas, sampai-sampai Rasul sendiri membuat perbandingan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Allah SWT menciptakan bumi, maka bumi pun bergetar. Lalu Allah pun menciptakan gunung dengan kekuatan yang telah diberikan kepadanya, ternyata bumi pun terdiam. Para malaikat terheran-heran akan penciptaan gunung tersebut. Kemudian mereka bertanya? &#8216;Ya Rabbi, adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari pada gunung?&#8217;.</p>
<p>Allah menjawab, &#8216;Ada, yaitu besi&#8217;.<br />
Para malaikat pun kembali bertanya, &#8216;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebihkuat dari pada besi?&#8217;.<br />
Allah menjawab, &#8216;Ada, yaitu api&#8217;.<br />
Bertanya kembali para malaikat, &#8216;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat<br />
dari pada api?&#8217;.<br />
Allah menjawab, &#8216;Ada, yaitu air&#8217;.<br />
&#8216;Ya Rabbi adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih kuat dari air?,&#8217; tanya para malaikat.<br />
Allah pun menjawab, &#8216;Ada, yaitu angin&#8217;.<br />
Akhirnya para malaikat bertanya lagi, &#8216;Ya Allah adakah sesuatu dalam penciptaan-Mu yang lebih dari semua itu?&#8217;.<br />
Allah yang Mahagagah menjawab, &#8216;Ada, yaitu amal anak Adam yang mengeluarkan sedekah dengan tangan kanannya sementara tangan kirinya tidak mengetahuinya&#8217;.&#8221;</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam bish-shawab.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/78/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/78/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=78&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/kedahsyatan-sedekah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Hukumnya Merokok ?</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/apa-hukumnya-merokok/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/apa-hukumnya-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 11:49:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/apa-hukumnya-merokok/</guid>
		<description><![CDATA[Hampir semua majelis ulama setempat di negara-negara dengan mayoritas Muslim telah memfatwakan haramnya rokok, hanya Indonesia satu-satunya negara dengan umat Islam terbanyak yang majelis ulamanya belum mem-fatwakan haramnya rokok. Para ulama masa kini telah sepakat mengharamkan rokok berdasarkan makna yang terindikasi secara tidak langsung dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i&#8217;tibar (logika) yang benar. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=76&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=62" title="old-smoker.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/old-smoker.thumbnail.jpg" alt="old-smoker.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=62">Hampir semua majelis ulama setempat di negara-negara dengan mayoritas Muslim telah memfatwakan haramnya rokok, hanya Indonesia satu-satunya negara dengan umat Islam terbanyak yang majelis ulamanya belum mem-fatwakan haramnya rokok. Para ulama masa kini telah sepakat mengharamkan rokok berdasarkan makna yang terindikasi secara tidak langsung dari zhahir ayat Alquran dan As-Sunah serta i&#8217;tibar (logika) yang benar.</a> <span id="more-76"></span><strong>Metode Al Qur’an dan Hadits Mengharamkan Merokok </strong></p>
<p>Jika ada orang yang berkilah, &#8220;Sesungguhnya kami tidak menemukan nash (dalil), baik di dalam kitabullah ataupun sunah Rasulullah saw. perihal haramnya rokok.&#8221; Maka, jawaban atas penyataan ini adalah bahwa nash-nash Alquran dan sunah harus ditinjau dari dari dua jenis pendekatan :<br />
1. Jenis yang dalil-dalilnya bersifat umum seperti Adh-Dhawabith (ketentuan-ketentuan) dan kaidah-kaidah yang mencakup rincian-rincian yang banyak sekali hingga hari kiamat.<br />
2.	Jenis yang dalil-dalilnya memang diarahkan kepada sesuatu itu sendiri secara langsung.</p>
<p>Contoh untuk jenis pertama adalah ayat Alquran &#8220;<em>Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.&#8221;</em> (Al-Baqarah: 195) yang menunjukkan keharaman merokok secara umum meskipun tidak diarahkan secara langsung kepadanya. Atau sabda Rasulullah SAW : <em>&#8220;Dan janganlah kalian menyia-nyiakan harta kalian dengan boros”</em> , yang menunjukkan bahwa merokok sebagai perbuatan boros adalah perbuatan sia-sia, sedang perbuatan boros adalah sahabat setan, dan setan itu adalah makhluk yang ingkar.</p>
<p>Sedangkan untuk jenis kedua, adalah perbuatan yang secara jelas diharamkan seperti firman Allah (yang artinya), <em>&#8220;Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah.&#8221;</em> (Al-Maidah: 3).  Dan firman-Nya, <em>&#8220;Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya meminum khamr, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji yang termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu.&#8221; (/i&gt;(Al-Maidah: 90).</em></p>
<p><em>Jadi, baik nash-nash itu termasuk jenis pertama atau kedua, ia bersifat keniscayaan (keharusan) bagi semua hamba Allah karena dari sisi pengambilan dalil mengindikasikan hal itu.</em></p>
<p><em><strong>Pertimbangan Mengharamkan Rokok</strong></em></p>
<p><em>Atas dasar metode tersebut diatas, maka pertimbangan-pertimbangan yang mendasari diharamkannya rokok adalah :</em></p>
<p><em>1. <strong> Merokok dapat membinasakan diri</strong></em></p>
<p><em>Keharaman rokok itu disimpulkan oleh para ulama di masa kini setelah dalil i&#8217;tibar (logika) menyimpulkan berbagai bahaya merokok dan secara ilmiah dibuktikan bahwa setiap batang rokok mengandung lebih dari 4.000 jenis racun berbahaya. Merokok terbukti menyebabkan perasaan cemas, keletihan jiwa, penyakit jantung, kerusakan paru-paru dan kanker serta berbagai penyakit lainnya. Dan karena racun itu merusak tubuh manusia yang sebenarnya amanat Allah SWT untuk dijaga dan diperlihara, maka merokok itu termasuk melanggar amanat itu dan merusak larangan.<br />
Allah berfirman (yang artinya), <em>&#8220;Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan.&#8221;</em> (Al-Baqarah: 195). Maknanya, janganlah kamu melakukan sebab yang menjadi kebinasaanmu. Wajhud dilalah (aspek pendalilan) dari ayat di atas adalah merokok termasuk perbuatan yang mencampakkan diri sendiri ke dalam kebinasaan.<br />
Dalil yang lain, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, <em>&#8220;Tidak boleh (menimbulkan) bahaya dan tidak boleh pula membahayakan orang lain.</em>&#8221; (HR. Ibnu Majah dari kitab Al-Ahkam 2340).<br />
Sebagaimana dimaklumi pula bahwa merokok adalah berbahaya (dharar) terhadap badan dan harta.</em></p>
<p><em>2. <strong>Merokok menyia-nyiakan harta</strong></em></p>
<p><em>Dalil dari as-Sunnah adalah hadits shahih dari Rasulullah saw. bahwa beliau melarang menyia-nyiakan harta. <em>&#8220;Dan janganlah kalian menyia-nyiakan harta kalian dengan boros” .</em>  Kemudian di Al Qur’an Allah berfirman : <em>“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya&#8221; (QS. al-Isro&#8217; : 26). &#8220;Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan.&#8221; </em>(al-Baqoroh :195).<br />
Makna menyia-nyiakan harta adalah mengalokasikan harta (uang) kita kepada hal-hal yang tidak bermanfaat. Sebagaimana dimaklumi bahwa mengalokasikan harta dengan membeli rokok adalah termasuk pengalokasian harta pada hal yang tidak bermanfaat, bahkan sama saja membelanjakan uang untuk hal-hal yang mengandung kemudharatan.</em></p>
<p><em>3. <strong>Merokok berarti menuruti hawa nafsu</strong></em></p>
<p><em>Sangat sulit menghentikan kebiasaan rokok, karena secara fisik tubuh merasa lapar dengan nikotin, karsinogen dan berbagai jenis perangsang (baca : racun) dalam rokok. Tidak ada perokok yang tidak tahu bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan, tapi mereka tetap melakukannya karena hawa nafsunya. Setan pun ikut andil membantu si perokok untuk tidak bisa jauh dari rokok. Bagi setan hawa nafsu adalah salah satu pintu untuk mempermudahnya masuk ke dalam jiwa seseorang. <em> “Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari Tuhannya sama dengan orang yang (setan) menjadikan dia memandang baik perbuatannya yang buruk itu dan mengikuti hawa nafsunya?”</em>  (QS. Muhammad : 14).  Setanpun membantu si perokok untuk mencari dalil-dalil yang memperbolehkannya merokok.  <em>&#8220;Boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah Mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.&#8221; </em>(QS. al-Baqarah<br />
:216)</em></p>
<p><em>4. <strong>Merokok mengganggu orang lain</strong></em></p>
<p><em>Penilitian ilmiah juga membuktikan bahwa perokok pasif juga dapat terkena imbas racun rokok bahkan lebih parah. Sabda Nabi SAW : <em>&#8220;Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah ia mengganggu / menyakiti tetangganya.&#8221; </em>Terutama &#8220;tetangga&#8221; yang paling dekat dengan dirinya yakni keluarganya. Kata beliau pula :<em>&#8220;Barang siapa mengganggu seorang muslim maka sungguh ia telah menggangguku dan barang siapa mengganggu aku, maka sungguh ia telah mengganggu Allah SWT.&#8221;</em><br />
Imam Sahl berkata : &#8220;Dua hal yang dapat menghalangi seseorang untuk bisa sampai kepada Allah dan menyaksikan alam malakut : makanan yang buruk, dan menyakiti makhluq.&#8221; Keduanya ada pada rokok, ia ‘makanan’ yang buruk dan sekaligus menganggu kesehatan orang lain disekitarnya.</em></p>
<p><em>5. <strong>Merokok menjauhkan perokok dari berbagai kesempatan dan perbuatan baik</strong></em></p>
<p><em>Ketika seseorang harus merokok maka ia harus malu dan menghindar dari orang-orang soleh yang mengharamkan rokok, ia juga tidak boleh berada di mesjid saat merokok, ia juga menghindarkan puasa-puasa sunat karena sulit untuk tidak merokok ketika sedang berpuasa. Bila seorang perokok sedang jenuh atau tidak ada kerjaan maka ia mengisinya dengan merokok, sedang orang soleh mengisinya dengan berdzikir atau membaca buku menambah ilmu. Bila si perokok menghadapi kesulitan hidup atau kegagalan iapun menumpahkan persoalan hidupnya ke sebatang rokok, ia tidak lagi mengingat dan bertawakal pada Allah Yang mengatur takdir dan rezekinya. Sikap demikian bahkan oleh sebagian ulama dikategorikan sebagai satu jenis syirik, karena ia sudah mulai ‘menyerahkan’ persoalan hidupnya pada sebatang rokok dan tidak lagi pada Sang Penguasa dunia dan akhirat.</em></p>
<p><em>Seorang ulama lainnya mengatakan alangkah tak pantasnya seorang perokok memasuki mesjid, bahkan sekalipun ia sedang tidak merokok. Pakaian beraroma rokok, padahal ia gunakan pakaian itu untuk menghadap Allah SWT saat shalat dan hendak menuju masjid. Ia berharap dapat meraih ridho Allah, dengan sesuatu yang dibenci Allah ?</em></p>
<p><em><strong>Berhentilah Mencari-cari Alasan Untuk Tetap Boleh Merokok</strong></em></p>
<p><em>Para perokok selalu menghadapi dilema ketika hati kecilnya sudah sadar tapi hawa nafsunya tidak mampu ia kuasai untuk berhenti merokok. Ia cenderung berusaha menghindar ketika harus berdebat mengenai haram tidaknya merokok, atau ia mencoba mencari-cari dalil-dalil yang masih membolehkan merokok atau mencari kelemahan dibalik dalil atau i’tibar (akal sehat) bahaya merokok. Bahkan senjata terakhirnya ketika tersudut, ia mulai menggunakan dalil ekonomi bahwa bila rokok dilarang maka ada sekian ratus ribu tenaga kerja yang menganggur. Ia lupa bahwa Allah-lah yang mengatur rezeki setiap umat-Nya, dan bukan pabrik rokok.</em></p>
<p><em>Sebagian perokok lainnya, berkilah bahwa Al-Qur’an melarang kita untuk mengharamkan sesuatu yang tidak diharamkan Allah. Padahal ketika ayat ini turun untuk bukan ditujukan kepada suatu perbuatan mudharat yang tidak diharamkan, sedang merokok jelas mudharatnya.</em></p>
<p><em><strong>Sejarah Rokok</strong></em></p>
<p><em>Sejarah rokok sendiri tidak terlepas dari upaya konspirasi Yahudi-Nasrani yang berhasrat untuk menghancurkan umat Islam. <em>&#8220;Tidak akan ridho kaum Yahudi dan Nasrani terhadap kalian selama-lamanya sampai kalian mengikuti jalan hidup mereka.</em>&#8221; (al-Baqarah : 120). Didalam kitab Jawahirul Lu&#8217;lu&#8217;iyyah, disebutkan bahwa munculnya rokok berasal dari Inggris yang menyebar ke<br />
negeri-negeri Islam di abad akhir kejayaan Islam. Anehnya pemerintah Inggris justru tidak mengirimkan rokok ke negara Islam kecuali setelah para dokter muslim bersepakat melarang merokok.</em></p>
<p><em>Dimasa kejayaan Islam beberapa abad yang lalu, para dokter negeri muslim pernah mengotopsi seorang laki-laki pecandu rokok. Mereka mendapati daging dan ototnya mengerut kehitaman, sumsum tulang hitam legam. Jantungnya seperti karang laut berlubang dan berongga yang mengering. Hati terbakar seperti dipanggang api. Sejak itulah dokter Yahudi-Nasrani melarang mengonsumsi rokok. Sebaliknya mereka memerintahkan menjualnya ke kaum muslimin dengan tujuan membinasakan muslimin dalam jangka panjang. Dari sinilah sebagian para ulama mengharamkan mengkonsumsi rokok, karena ihtiyath (berhati-hati dalam mengambil hukum).</em></p>
<p><em><strong>Berhenti Merokok Sebagai Pertobatan</strong></em></p>
<p><em>Tiada kata terlambat untuk bertobat. <em>&#8220;Dan orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, lalu mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka.. dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah ? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan buruk itu sedang mereka mengetahui.&#8221; </em>(QS. Ali &#8216;Imron :135)</em></p>
<p><em>Semoga kita termasuk hamba Allah yang disebut didalam ayat-Nya :<em>&#8220;..Sampaikanlah kabar gembira kepada hamba-Ku, yang mendengar perkataan lalu mengikuti apa yang terbaik darinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah dan mereka itulah orang-orang yang memiliki akal. &#8221; </em>(az-Zumar : 17-18)</em></p>
<p><em><em>Disarikan dari berbagai tulisan :<br />
- Kitab Fatwa-Fatwa Terkini,  Syekh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin<br />
- Haramkah Merokok, Ahmad Sarwat, Lc.<br />
- Rasa’ilut taubah minat tadkhin, Muhammad bin Ibrahim Al-Huraiqi<br />
- Menguak sejarah Rokok, Nafisah</em></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=76&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/apa-hukumnya-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/old-smoker.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">old-smoker.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepuluh Alasan Untuk Tidak Memakai Jilbab</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/sepuluh-alasan-untuk-tidak-memakai-jilbab/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/sepuluh-alasan-untuk-tidak-memakai-jilbab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 11:42:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/sepuluh-alasan-untuk-tidak-memakai-jilbab/</guid>
		<description><![CDATA[ALASAN I : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=74&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=61" title="copy-of-0822_155909.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/copy-of-0822_155909.thumbnail.jpg" alt="copy-of-0822_155909.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=61"><strong>ALASAN I : Saya belum benar-benar yakin akan fungsi/kegunaan jilbab</strong></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=61">Kami kemudian menanyakan dua pertanyaan kepada saudari ini; Pertama, apakah ia benar-benar percaya dan mengakui kebenaran agama Islam? Dengan alami ia berkata, Ya, sambil kemudian mengucap Laa Ilaa ha Illallah! Yang menunjukkan ia taat pada aqidahnya dan Muhammadan rasullullah! Yang menyatakan ia taat pada syariahnya. Dengan begitu ia yakin akan Islam beserta seluruh hukumnya. Kedua, kami menanyakan; Bukankah memakai jilbab termasuk hukum dalam Islam? Apabila saudari ini jujur dan dan tulus dalam ke-Islamannya, ia akan berkata; Ya, itu adalah sebagian dari hukum Islam yang tertera di Al-Quran suci dan merupakan sunnah Rasulullah SAWW yang suci. Jadi kesimpulannya disini, apabila saudari ini percaya akan Islam dan meyakininya, mengapa ia tidak melaksanakan hukum dan perintahnya?</a><span id="more-74"></span></p>
<p><strong>ALASAN II : Saya yakin akan pentingnya jilbab namun Ibu saya melarangnya, dan apabila saya melanggar ibu, saya akan masuk neraka.</strong></p>
<p>Yang telah menjawab hal ini adalah ciptaan Allah Azza wa Jalla termulia, Rasulullah SAWW dalam nasihatnya yang sangat bijaksana; “Tiada kepatuhan kepada suatu ciptaan diatas kepatuhan kepada Allah SWT.” (Ahmad). Sesungguhnya, status orangtua dalam Islam, menempati posisi yang sangat tinggi dan terhormat. Dalam sebuah ayat disebutkan; <em>“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang Ibu Bapak . </em>. “ (QS. An-Nisa:36). Kepatuhan terhadap orangtua tidak terbatas kecuali dalam satu aspek, yaitu apabila berkaitan dengan kepatuhan kepada Allah SWT. Allah berfirman; “<em>dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya…<em>(QS. Luqman : 15)</em></em></p>
<p><em><em>Berbuat tidak patuh terhadap orangtua dalam menjalani perintah Allah SWT tidak menyebabkan kita dapat berbuat seenaknya terhadap mereka. Kita tetap harus hormat dan menyayangi mereka sepenuhnya. Allah berfirman di ayat yang sama; “dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. Kesimpulannya, bagaimana mungkin kamu mematuhi ibumu namun melanggar Allah SWT yang menciptakan kamu dan ibumu.</em></em></p>
<p><em><em><strong>ALASAN III : Posisi dan lingkungan saya tidak membolehkan saya memakai jilbab.</strong></em></em></p>
<p><em><em>Saudari ini mungkin satu diantara dua tipe: dia tulus dan jujur, atau sebaliknya, ia seorang yang membohongi dirinya sendiri dengan mengatasnamakan lingkungan pekerjaannya untuk tidak memakai jilbab. Kita akan memulai dengan menjawab tipe dia adalah wanita yang tulus dan jujur. “Apakah anda tidak tidak menyadari saudariku tersayang, bahwa wanita muslim tidak diperbolehkan untuk meninggalkan rumah tanpa menutupi auratnya dengan hijab dan adalah kewajiban bagi setiap muslim untuk mengetahuinya? Apabila engkau, saudariku, menghabiskan banyak waktu dan tenagamu untuk melakukan dan mempelajari berbagai macam hal di dunia ini, bagaimana mungkin engkau dapat sedemikian cerobohnya untuk tidak mempelajari hal-hal yang akan menyelamatkanmu dari kemarahan Allah dan kematianmu?” Bukankah Allah SWT telah berfirman; <em>“maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan, jika kamu tidak mengetahui </em>(QS An-Nahl : 43). Belajarlah untuk mengetahui hikmah menutup auratmu. Apabila kau harus keluar rumahmu, tutupilah auratmu dengan jilbab, carilah kesenangan Allah SWT daripada kesenangan syetan. Karena kejahatan dapat berawal dari pemandangan yang memabukkan dari seorang wanita.</em></em></p>
<p><em><em>Saudariku tersayang, apabila kau benar-benar jujur dan tulus dalam menjalani sesuatu dan berusaha, kau akan menemukan ribuan tangan kebaikan siap membantumu, dan Allah SWT akan membuat segala permasalahan mudah untukmu. Bukankah Allah SWT telah berfirman; <em>“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya..”(QS. AtTalaq :2-3). Kedudukan dan kehormatan adalah sesuatu yang ditentukan oleh Allah SWT. Dan tidak bergantung pada kemewahan pakaian yang kita kenakan, warna yang mencolok, dan mengikuti trend yang sedang berlaku. Kehormatan dan kedudukan lebih kepada bersikap patuh pada Allah SWT dan Rasul-Nya SAWW, dan bergantung pada hukum Allah SWT yang murni. Dengarkanlah kalimat Allah; <em>“sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu..”</em>(QS. Al-Hujurat:13).Kesimpulannya, lakukanlah sesuatu dengan mencari kesenangan dan keridhoan Allah SWT, dan berikan harga yang sedikit pada benda-benda mahal yang dapat menjerumuskanmu.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN IV : Udara di daerah saya amatlah panas dan saya tidak dapat menahannya. Bagaimana mungkin saya dapat mengatasinya apalagi jika saya memakai jilbab.</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Allah SWT memberikan perumpamaan dengan mengatakan; <em> “api neraka jahannam itu lebih lebih sangat panas(nya) jikalau mereka mengetahui..”</em>(QS At-Taubah : 81). Bagaimana mungkin kamu dapat membandingkan panas di daerahmu dengan panas di neraka jahannam? Sesungguhnya saudariku, syetan telah mencoba membuat tali besar untuk menarikmu dari panasnya bumi ini kedalam panasnya suasana neraka. Bebaskan dirimu dari jeratannya dan cobalah untuk melihat panasnya matahari sebagai anugerah, bukan kesengsaraan. Apalagi mengingat bahwa intensitas hukuman dari Allah SWT akan jauh lebih berat dari apa yang kau rasakan sekarang di dunia fana ini. Kembalilah pada hukum Allah SWT dan berlindunglah dari hukuman-Nya, sebagaimana tercantum dalam ayat; <em>“mereka tidak merasakan kesejukan di<br />
dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan nanah”</em> (QS. AN-NABA 78:24-25). Kesimpulannya, surga yang Allah SWT janjikan, penuh dengan cobaan dan ujian. Sementara jalan menuju neraka penuh dengan kesenangan, nafsu dan kenikmatan.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN V : Saya takut, bila saya memakai jilbab sekarang, di lain hari saya akan melepasnya kembali, karena saya melihat banyak sekali orang yang begitu.</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Kepada saudari itu saya berkata, “apabila semua orang mengaplikasikan logika anda tersebut, mereka akan meninggalkan seluruh kewajibannya pada akhirnya nanti! Mereka akan meninggalkan shalat lima waktu karena mereka takut tidak dapat melaksanakan satu saja waktu shalat itu. Mereka akan meninggalkan puasa di bulan ramadhan, karena mereka takut tidak dapat menunaikan satu hari ramadhan saja di bulan puasa, dan seterusnya. Tidakkah kamu melihat bagaimana syetan telah menjebakmu lagi dan memblokade petunju bagimu? Allah SWT menyukai ketaatan yang berkesinambungan walaupun hanya suatu ketaatan yang sangat kecil atau dianjurkan. Lalu bagaimana dengan sesuatu yang benar-benar diwajibkan sebagaimana kewajiban memakai jilbab? Rasulullah SAWW bersabda; “Perbuatan yang paling dicintai Allah adalah perbuatan mulia yang terus menerus, yang mungkin orang lain anggap kecil.” Mengapa kamu saudariku, tidak melihat alasan mereka yang dibuat-buat untuk menanggalkan kembali jilbab mereka dan menjauhi mereka? Mengapa tidak kau buka tabir kebenaran dan berpegang teguh padanya? Allah SWT sesungguhnya telah berfirman; <em>“maka kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang di masa kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa” </em>(QS. AL BAQARAH 2:66). Kesimpulannya, apabila kau memang teguh petunjuk dan merasakan manisnya keimanan, kau tidak akan meninggalkan sekali pun perintah Allah SWT setelah kau melaksanakannya.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN VI : Apabila saya memakai jilbab, maka jodohku akan sulit, jadi aku akan memakainya nanti setelah menikah.</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Saudariku, suami mana pun yang lebih menyukaimu tidak memakai jilbab dan membiarkan auratmu di depan umum, berarti dia tidak mengindahkan hukum dan perintah Allah SWT dan bukanlah suami yang berharga sejak semula. Dia adalah suami yang tidak memiliki perasaan untuk melindungi dan menjaga perintah Allah SWT, dan jangan pernah berharap tipe suami seperti ini akan menolongmu menjauhi api neraka, apalagi memasuki surga Allah SWT. Sebuah rumah yang dipenuhi dengan ketidak-taatan kepada Allah SWT, akan selalu menghadapi kepedihan dan kemalangan di dunia kini dan bahkan di akhirat nanti. Allah SWT bersabda; <em>“dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta” </em>(QS. TAHA 20:124). Pernikahan adalah sebuah pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Berapa banyak wanita yang ternyata menikah sementara mereka yang tidak memakai jilbab tidak?</em></em></em></p>
<p><em><em><em>Apabila kau, saudariku tersayang, mengatakan bahwa ketidak-tertutupanmu kini adalah suatu jalan menuju sesuatu yang murni, asli, yaitu pernikahan. Tidak ada ketertutupan. Saudariku, suatu tujuan yang murni, tidak akan tercapai melalui jalan yang tidak murni dan kotor dalam Islam. Apabila tujuannya bersih dan murni, serta terhormat, maka jalan menuju kesana pastilah harus dicapai dengan bersih dan murni pula. Dalam syariat Islam kita menyebutnya : Alat atau jalan untuk mencapai sesuatu, tergantung dari peraturan yang ada untuk mencapai tujuan tersebut. Kesimpulannya, tidak ada keberkahan dari suatu perkawinan yang didasari oleh dosa dan kebodohan.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN VII : Saya tidak memakai jilbab berdasarkan perkataan Allah SWT : “dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)” (QS.Ad-Dhuhaa 93: 11). Bagaimana mungkin saya menutupi anugerah Allah berupa kulit mulus dan rambutku yang indah? </strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Jadi saudari kita ini mengacu pada Kitab Allah selama itu mendukung kepentingannya dan pemahamannya sendiri ! ia meninggalkan tafsir sesungguhnya dibelakang ayat itu apabila hal itu tidak menyenangkannya. Apabila yang saya katakan ini salah, mengapa saudari kita ini tidak mengikuti ayat : <em> “janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang nampak daripadanya” </em>(QS An-Nur 24: 31] dan sabda Allah SWT:  <em>“katakanlah kepada istri-istrimu,<br />
anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin;  hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya..”</em> (QS Al-Ahzab 33:59). Dengan pernyataan darimu itu, saudariku, engkau telah membuat syariah sendiri bagi dirimu, yang sesungguhnya telah dilarang oleh Allah SWT, yang disebut at-tabarruj dan as-sufoor. Berkah terbesar dari Allah SWT bagi kita adalah iman dan hidayah, yang diantaranya adalah menggunakan hijab. Mengapa kamu tidak mempelajari dan menelaah anugerah terbesar bagimu ini? Kesimpulannya, apakah ada anugerah dan pertolongan terhadap wanita yang lebih besar daripada petunjuk dan hijab?</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN VIII : Saya tahu bahwa jilbab adalah kewajiban, tapi saya akan memakainya bila saya sudah merasa terpanggil dan diberi petunjuk oleh-Nya.</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Saya bertanya kepada saudariku ini, rencana atau langkah apa yang ia lakukan selama menunggu hidayah, petunjuk dari Allah SWT seperti yang dia katakan? Kita mengetahui bahwa Allah SWT dalam kalimat-kalimat bijak-Nya menciptakan sebab atau cara untuk segala sesuatu. Itulah mengapa orang yang sakit menelan sebutir obat untuk menjadi sehat, dan sebagainya. Apakah saudariku ini telah dengan seluruh keseriusan dan usahanya mencari petunjuk sesungguhnya dengan segala ketulusannya, berdoa, sebagaimana dalam surah Al-Fatihah 1:6 <em>“Tunjukilah kami jalan yang lurus”</em> serta berkumpul mencari pengetahuan kepada muslimah-muslimah lain yang lebih taat dan yang menurutnya telah diberi petunjuk dengan menggunakan jilbab? Kesimpulannya, apabila saudariku ini benar-benar serius dalam mencari atau pun menunggu petunjuk dari Allah SWT, dia pastilah akan melakukan jalan-jalan menuju pencariannya itu.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN IX : Belum waktunya bagi saya. Saya masih terlalu muda untuk memakainya. Saya pasti akan memakainya nanti seiring dengan penambahan umur dan setelah saya pergi haji.</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Malaikat kematian, saudariku, mengunjungi dan menunggu di pintumu kapan saja Allah SWT berkehendak. Sayangnya, saudariku, kematian tidak mendiskriminasi antara tua dan muda dan ia mungkin saja datang disaat kau masih dalam keadaan penuh dosa dan ketidaksiapan Allah SWT bersabda;<em> “tiap umat mepunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaat pun dan tidak dapat (pula) memajukannya” </em>(QS Al-An’aam 7:34] saudariku tersayang, kau harus berlomba-lomba dalam kepatuhan pada Allah SWT; <em>“berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumu.</em>.”(QS Al-Hadid 57:21).</em></em></em></p>
<p><em><em><em>Saudariku, jangan melupakan Allah SWT atau Ia akan melupakanmu di dunia ini dan selanjutnya. Kau melupakan jiwamu sendiri dengan tidak memenuhi hak jiwamu untuk mematuhi-Nya. Allah mengatakan tentang orang-orang yang munafik, <em>“dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri”</em>(QS Al-Hashr 59: 19) saudariku, memakai jilbab di usiamu yang muda, akan memudahkanmu. Karena Allah SWT akan menanyakanmu akan waktu yang kau habiskan semasa mudamu, dan setiap waktu dalam hidupmu di hari pembalasan nanti.Kesimpulannya, berhentilah menetapkan kegiatanmu dimasa datang, karena tidak seorang pun yang dapat menjamin kehidupannya hingga esok hari.</em></em></em></p>
<p><em><em><em><strong>ALASAN X : Saya takut, bila saya memakai jilbab, saya akan di-cap dan digolongkan dalam kelompok tertentu! Saya benci pengelompokan!</strong></em></em></em></p>
<p><em><em><em>Saudariku, hanya ada dua kelompok dalam Islam. Dan keduanya disebutkan dalam Kitabullah. Kelompok pertama adalah kelompok / tentara Allah (Hizbullah) yang diberikan pada mereka kemenangan, karena kepatuhan mereka. Dan kelompok kedua adalah kelompok syetan yang terkutuk (hizbush-shaitan) yang selalu melanggar Allah SWT. Apabila kau, saudariku, memegang teguh perintah Allah SWT, dan ternyata disekelilingmu adalah saudara-saudaramu yang memakai jilbab, kau tetap akan dimasukkan dalam kelompok Allah SWT. Namun apabila kau memperindah nafsu dan egomu, kau akan mengendarai kendaraan Syetan, seburuk-buruknya teman.</em></em></em></p>
<p><em><em><em>Saudariku,</em></em></em></p>
<p><em><em><em>Jangan biarkan tubuhmu dipertontonkan di pasar para syetan dan merayu hati para pria. Model rambut, pakaian ketat yang mempertontonkan setiap detail tubuhmu, pakaian-pakaian pendek yang menunjukkan keindahan kakimu, dan semua yang dapat membangkitkan amarah Allah SWT dan menyenangkan syetan. Setiap waktumu yang kau habiskan dalam kondisi ini, akan terus semakin menjauhkanmu dari Allah SWT dan semakin membawamu lebih dekat pada syetan. Setiap waktu kutukan dan kemarahan menuju kepadamu dari surga hingga kau bertaubat. Setiap hari membawamu semakin dekat kepada kematian. <em>“tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain dari kesenangan yang memperdayakan” </em>(QS Ali ‘Imran 3:185). Naikilah kereta untuk mengejar ketinggalan, saudariku, sebelum kereta itu melewati stasiunmu. Renungkan secara mendalam, saudariku, apa yang terjadi hari ini sebelum esok datang. Pikirkan tentang hal ini, saudariku, sekarang, sebelum semuanya terlambat !</em></em></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=74&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/sepuluh-alasan-untuk-tidak-memakai-jilbab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/copy-of-0822_155909.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">copy-of-0822_155909.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Berdzikir, Berdo’a dan Bertobat</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/keutamaan-berdzikir-berdo%e2%80%99a-dan-bertobat/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/keutamaan-berdzikir-berdo%e2%80%99a-dan-bertobat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 11:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/keutamaan-berdzikir-berdo%e2%80%99a-dan-bertobat/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu saat, selepas shalat, Rasulullah Saw berbagi sapa dan berbincang bincang dengan para sahabat tentang pelbagai hal. Dalam perbincangan itu, Rasulullah menyampaikan keutamaan majelis dzikir, do’a dan permohonan ampun kepada Allah Swt. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa Allah Swt boleh jadi mengabulkan do’a seorang hamba, menghindarkannya dari bencana yang belum turun, menyimpan pahala do’anya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=73&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=59" title="doa_bersama-1.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/doa_bersama-1.thumbnail.jpg" alt="doa_bersama-1.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=59">Suatu saat, selepas shalat, Rasulullah Saw berbagi sapa dan berbincang bincang dengan para sahabat tentang pelbagai hal. Dalam perbincangan itu, Rasulullah menyampaikan keutamaan majelis dzikir, do’a dan permohonan ampun kepada Allah Swt. Selain itu, beliau juga menekankan bahwa Allah Swt boleh jadi mengabulkan do’a seorang hamba, menghindarkannya dari bencana yang belum turun, menyimpan pahala do’anya di akhirat atau menghapusnya dosa-dosanya.</a> <span id="more-73"></span></p>
<p>Beliau pun berceramah :</p>
<p>Sesungguhnya Allah Swt memiliki beberapa malaikat yang terus menerus berkeliling mencari majelis dzikir. Ketika menemukan majelis dzikir, mereka terus duduk di situ dengan menyelimutkan sayap sesama mereka hingga memenuhi ruang antara mereka dan langit yang paling bawah.<br />
Ketika majelis itu usai, mereka bubar dan kemudian naik kelangit. Ketika berada dilangit, mereka ditanya oleh Allah Swt. Yang sebenarnya lebih tahu ketimbang mereka, “Kalian datang dari mana? !”<br />
“Kami datang dari sisi para hamba-Mu di bumi yang mensucikan-Mu, mengagungkan-Mu, mengesakan-Mu, memuji-Mu, dan memohon kepada-Mu!” jawab mereka.<br />
“Apa yang mereka minta?” tanya Allah Swt.<br />
“Mereka memohon surga-Mu, “jawab mereka penuh takzim.<br />
“Apakah mereka pernah melihat surga-Ku?”  tanya Allah swt lebih jauh<br />
“Tidak, wahai Tuhan,” jawab para malaikat dengan takzim.<br />
“Betapa seandainya mereka melihat surga-Ku?” kata Allah Swt.<br />
“Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu, “ucap mereka tetap takzim.<br />
“Dari apa mereka memohon perlindungan kepada-Ku?” tanya Allah Swt lagi.<br />
“Dari Neraka-Mu, wahai Tuhan,” Jawab mereka terus dengan takzim.<br />
“Apakah mereka melihat Neraka-Ku ?” tanya Allah Swt sekali lagi.<br />
“Tidak“ jawab mereka serempak.<br />
“Betapa seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku,” kata Allah Swt.<br />
“Mereka juga memohon Ampunan kepada-Mu, wahai Tuhan,” ucap mereka tetap dengan takzim.<br />
“Aku telah mengampuni mereka, memberikan apa yang mereka mohon, dan melindungi mereka dari neraka,“ jawab Allah SWT.<br />
“Wahai Tuhan, tapi dalam majelis mereka ada seseorang yang berdosa yang hanya kebetulan lewat lantas duduk bersama mereka,” lapor mereka.<br />
“Dia juga Kami ampuni. Sebab, orang yang mau duduk bersama mereka tidak celaka !” jawab Allah SWT.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=73&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/keutamaan-berdzikir-berdo%e2%80%99a-dan-bertobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/doa_bersama-1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">doa_bersama-1.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tiga Cara Bersyukur</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/tiga-cara-bersyukur/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/tiga-cara-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 11:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/tiga-cara-bersyukur/</guid>
		<description><![CDATA[&#8221;Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; (QS Alnahl [16]: 18). Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=71&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=57" title="agoy-pun-bersyukur.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/agoy-pun-bersyukur.thumbnail.jpg" alt="agoy-pun-bersyukur.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=57">&#8221;Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&#8221; (QS Alnahl [16]: 18).</a> <span id="more-71"></span></p>
<p>Bersyukur merupakan salah satu kewajiban setiap orang kepada Allah. Begitu wajibnya bersyukur, Nabi Muhammad yang jelas-jelas dijamin masuk surga, masih menyempatkan diri bersyukur kepada Allah. Dalam sebuah hadis disebutkan, Nabi selalu menunaikan shalat tahajud, memohon maghfirah dan bermunajat kepada-Nya. Seusai shalat, Nabi berdoa kepada Allah hingga shalat Subuh.</p>
<p>Bersyukur merupakan salah satu ibadah mulia kepada Allah yang mudah dilaksanakan, tidak banyak memerlukan tenaga dan pikiran. Bersyukur atas nikmat Allah berarti berterima kasih kepada Allah karena kemurahan-Nya. Dengan kata lain, bersyukur berarti mengingat Allah yang Mahakaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, dan Maha Penyantun.</p>
<p>Para ulama mengemukakan tiga cara bersyukur kepada Allah. Pertama, bersyukur dengan hati nurani. Kata hati alias nurani selalu benar dan jujur. Untuk itu, orang yang bersyukur dengan hati nuraninya sebenarnya tidak akan pernah mengingkari banyaknya nikmat Allah. Dengan detak hati yang paling dalam, kita sebenarnya mampu menyadari seluruh nikmat yang kita peroleh setiap detik hidup kita tidak lain berasal dari Allah. Hanya Allahlah yang mampu menganugerahkan nikmat-Nya.</p>
<p>Kedua, bersyukur dengan ucapan. Lidahlah yang biasa melafalkan kata-kata. Ungkapan yang paling baik untuk menyatakan syukur kita kepada Allah adalah hamdalah. Dalam sebuah hadis, Rasulullah bersabda, &#8221;Barangsiapa mengucapkan subhana Allah, maka baginya 10 kebaikan. Barangsiapa membaca la ilaha illa Allah, maka baginya 20 kebaikan. Dan, barangsiapa membaca alhamdu li Allah, maka baginya 30 kebaikan.&#8221;</p>
<p>Ketiga, bersyukur dengan perbuatan, yang biasanya dilakukan anggota tubuh. Tubuh yang diberikan Allah kepada manusia sebaiknya dipergunakan untuk hal-hal yang positif. Menurut Imam al-Ghazali, ada tujuh anggota tubuh yang harus dimaksimalkan untuk bersyukur. Antara lain, mata, telinga, lidah, tangan, perut, kemaluan, dan kaki. Seluruh anggota ini diciptakan Allah sebagai nikmat-Nya untuk kita. Lidah, misalnya, hanya untuk mengeluarkan kata-kata yang baik, berzikir, dan mengungkapkan nikmat yang kita rasakan. Allah berfirman, &#8221;Dan terhadap nikmat Tuhanmu, hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur).&#8221; (QS Aldhuha [93]: 11).</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=71&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/tiga-cara-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/agoy-pun-bersyukur.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">agoy-pun-bersyukur.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Abaikan Sholat Tahajud</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/jangan-abaikan-sholat-tahajud/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/jangan-abaikan-sholat-tahajud/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 10:25:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/jangan-abaikan-sholat-tahajud/</guid>
		<description><![CDATA[Jangan abaikan salat Tahajud, karena dalam pelaksanaannya memiliki makna spektrum yang luas. Di antaranya bisa menjadi manusia yang berprestasi sesuai dengan status dan tugasnya. Artinya, bila menjadi seorang ulama, jadilah ulama yang berprestasi, bila menjadi gubernur, jadilah gubernur yang berprestasi. Selain itu, berhasil atau tidaknya seseorang dalam kehidupan yang dijalaninya tergantung kepada satu hal, yaitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=69&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=55" title="berdirirukuksujud.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/berdirirukuksujud.thumbnail.jpg" alt="berdirirukuksujud.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=55"><strong><em>Jangan abaikan salat Tahajud</em></strong>, karena dalam pelaksanaannya memiliki makna spektrum yang luas. Di antaranya bisa menjadi manusia yang berprestasi sesuai dengan status dan tugasnya. Artinya, bila menjadi seorang ulama, jadilah ulama yang berprestasi, bila menjadi gubernur, jadilah gubernur yang berprestasi.</a><span id="more-69"></span><br />
Selain itu, berhasil atau tidaknya seseorang dalam kehidupan yang dijalaninya tergantung kepada satu hal, yaitu salat. “Sebaik-baiknya salat setelah salat fardu adalah salat Tahajud. Jika salatnya baik, semua kehidupannya akan lurus dan benar, begitu juga dengan sebaliknya., jangan pernah abaikan salat Tahajud.   Berdasarkan penelitian Prof.Sholeh yang telah ia lakukan, salat Tahajud dari segi normatif dan preventif bisa menyembuhkan berbagai penyakit tanpa operasi. Sholat tahajud yang sehat adalah salatnya yang khusyuk, istiqomah (tawakal) serta berlama-lama dalam mengerjakannya” .    Waktu yang ideal dalam pelaksanaan salat Tahajud yang sehat ini, jelas Prof. Sholeh, adalah dimana semua gerakan dalam setiap rekaatnya seimbang waktu lamanya. “Untuk satu gerakan (berdiri, rukuk, sujud, iktidal, duduk di antara sujud hingga salam) idealnya 10 menit. Satu rekaat waktu yang pas adalah 30 menit, sehingga dalam penyelesaian 2 rekaat waktu yang dibutuhkan adalah 1 jam. Alhasil salat Tahajud yang lama dan khusyuk punya akibat multi-effect terhadap kesehatan dan tentunya diterima oleh Allah SWT,” .</p>
<p>Pada tanggal 8 Agustus 2007 di Palembang diadakan seminar dan pelatihan Sholat Tahajud yang dibimbing langsung oleh Prof. Sholeh, Aku ikutan praktek Sholat Tahajud yang dibimbing oleh Prof.Sholeh, tadinya mau samaan isteri namun karena ada halangan dimana anak kami yang bungsu demam malam itu maka sepakat aku saja yang ikutan praktek gimana sholat tahajud yang dimaksud oleh Prof.Sholeh itu. Untuk seminar dari pagi hari hingga sore, isteriku yang ikut, sedangkan aku tidak bisa meninggalkan pekerjaan.</p>
<p>Pukul 00 wib, aku bergerak ke Masjid Darusalam (Masjid Agung) Palembang, aku langsung memasuki ruang utama masjid yang kuyakini sebagai tempat dilaksanakan acara tersebut. Tidak terlalu banyak jamaah yang ada ketika itu. Aku langsung melakukan sholat sunnah tahyatul masjid 2 rakaat setelah itu zikir menunggu dimulainya acara. Satu persatu ruangan masjid bertambah oleh jamaah yang baru datang, sampai suatu saat aku melihat sesosok jamaah menggunakan sorban (syal)  hijau memasuki ruangan dan melakukan sholat sunnah tahyatul masjid, dalam hati apa ini sosok prof. Sholeh itu. Tidak lama setelah itu panitia langsung membuka acara dan langsung mempersilahkan Prof. Sholeh untuk memimpin praktek Sholat tahajud. Ternyata feelingku benar, dia memang Prof.Sholeh. Mengawali Paraktek Sholat, beliau menjelaskan beberapa cara pelaksanaan yang perlu dimengerti oleh peserta, dimulai dengan konsentrasi  diri kemudian mengatur nafas (tarik nafas dalam dalam, tahan emapat sampai lima hitungan lalu  keluarkan pelan-pelan dan temukan nafas Anda seperti nafas orang tidur, lembut pelan dan halus.  Kemudian merelaksasikan pikiran dengan cara memperkecil stimulus dan mensugesti diri sendiri dengan megucapkan <strong>Allah</strong> ketika menarik nafas dan mengucapkan <strong>Hu</strong> ketika mengeluarkan nafas, rasakan dan niatkan dan lisankan. Atau bisa juga dengan berdo’a, ” Ya Allah hamba ingin menggapai ridhoMu, hamba ingin menggapai ampunanMu, dll. Setelah nyaman dan nyambung kita mulai niat sholat tahajud 2 rakaat  baru melakukan Takbiratul ihram, baca do’a iftitah (baca pelan-pelan sampai terdengar lirih ditelinga kita, resapi ayat per ayatnya), lanjutkan dengan Al Fatiha, baca ayat-ayat Al Quran (ayat apa aja boleh). Nah…setelah membaca surat al qur’an kita tidak langsung ruku’ namun diam selama mungkin. ketika bernafas (saat mengihisap udara didalam hati kita barengi dengan lafal Allah dan ketika mengeluarkannya dengan Hu namun hanya dalam hati) setelah tenang masuklah kita dengan apa yang akan kita minta kepada Allah, bisa urusan ekonomi, jodoh, anak,iseteri,suami,pekerjaan, atau masalah akhirat seperti ampunan, dll sesuai yang diinginkan.Terus rasakan tidak terbatas waktunya (nanti kalau sudah nikmat, enggan untuk cepat-cepat menyelesaikannya). Jika sudah cukup lakukan ruku’, lalu sebagaimana tadi diam lagi dan isi waktu diam tersebut dengan berdo’a atau permintaan selama mungkin. Teruskan aktifitas sholat sampai salam. Pelaksanaan parketk sholat di mulai dengan mematikan lampu ruangan masjid, ketika takbiratul ihram, terasa desiran-desiran ingin dekatnya ruh kita kepada sang pencipta, Subhannallah, ketika ayat-ayat yang dibacakan Prof.Sholeh sangat menyentuh sekali begitu juga ketika waktu-waktu diam yang diisi dengan permohonan-permohonan kita yang diiringi dengan hembusan nafas zikri Allah, Allah,Allah. Sungguh kenikmatan yang luar biasa. Berbeda dengan tahajud-tahajud yang pernah aku lakukan, walaupun aku sudah mempelajari cara sholat khusu’ dari Abu Sangkan (yang merupakan salah seorang murid Prof. Sholeh), ternyata praktek sholat tahajud ini melengkapi teknik-teknik sholat khusu’ dengan benar.</p>
<p>Praktek Sholat malam itu dilakukan 2 rakaat, 2 rakaat tahajud dan ditutup dengan sholat witir 3 rakaat (satu salam). Waktu yang dibutuhkan dari pukul 01.00 wib s/d 04.00 wib dilanjutkan dengan muhasabah diri sebagai pelengkap.</p>
<p>Semua peserta nampak puas dengan praktek sholat malam itu………Sehabis sholat subuh ada tambahan praktek Senam tauhid, sebagai pelengkap terapi bagi yang mempunyai penyakit-penyakit kronis (kanker,maag,tumor, dll). Aku ngga’ ikutan, cuma mengambil videonya aja, biar  nanti bisa dipraktekkan sendiri dengan isteri di rumah, kalau ikutan takut lupa gerakan-gerakannya.</p>
<p>Alhamdulillah sekarang kalau tahajud 2 rakaat bisa dalam 1 jam dan tak terasa capek, ditambah lagi dengan senam tauhid…badan seger, ngga’ ngantuk paginya. Kalau sudah-sudah habis tahajud, subuh langsung deh badan agak meriang-meriang dan dikantor ngantukan.</p>
<p>Semoga Allah membalas kebaikan yang sudah disebarkan oleh Prof.Sholeh dan menjadikannya termasuk golongan orang-orang yang saleh, Kepada beliua Aku hanya bisa menyampaikan ucapan terima kasih ketika berjabat tangan dan memeluk beliau sehabis sholat tahajud,aku bisikkan ke beliau  ” Ustadz terima kasih atas ilmunya “</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=69&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/26/jangan-abaikan-sholat-tahajud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/berdirirukuksujud.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">berdirirukuksujud.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CERITA DARI GUNUNG</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/cerita-dari-gunung/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/cerita-dari-gunung/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 00:38:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/cerita-dari-gunung/</guid>
		<description><![CDATA[Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. &#8220;Aduhh!&#8221; jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, &#8220;Aduhh!&#8221;. Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, &#8220;Hei! Siapa kau?&#8221; Jawaban yang terdengar, &#8220;Hei! Siapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=67&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=54" title="0822_1557551.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/0822_1557551.thumbnail.jpg" alt="0822_1557551.jpg" /></a></p>
<p><font color="#000080"><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=54">Seorang       bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya.       Entah mengapa, tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. &#8220;<em>Aduhh!&#8221;</em>       jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut, ketika ia mendengar       suara di kejauhan menirukan teriakannya persis sama, &#8220;<em>Aduhh!&#8221;.</em></a>       </font><span id="more-67"></span><font color="#000080">Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, &#8220;<em>Hei! Siapa kau?&#8221;</em>       Jawaban yang terdengar, &#8220;<em>Hei! Siapa kau?&#8221;</em> Lantaran kesal       mengetahui       suaranya selalu ditirukan, si anak berseru, &#8220;<em>Pengecut kamu!&#8221;</em>       Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan       serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, &#8220;<em>Apa       yang terjadi?&#8221;</em> Dengan penuh kearifan sang ayah tersenyum, &#8220;<em>Anakku,       coba perhatikan.&#8221;</em> Lelaki itu berkata keras, &#8220;<em>Saya kagum       padamu!&#8221;</em> Suara di kejauhan menjawab, <em>Saya kagum padamu!&#8221;</em>       Sekali lagi sang ayah berteriak &#8220;<em>Kamu sang juara</em>!&#8221; Suara       itu menjawab, &#8220;<em>Kamu sang juara!&#8221;</em> Sang bocah sangat       keheranan, meski demikian ia tetap belum mengerti. Lalu sang ayah       menjelaskan, &#8220;Suara itu adalah <em>gema</em>, tapi sesungguhnya itulah <em>kehidupan.&#8221;</em>              </font></p>
<p><font color="#000080">Kehidupan memberi umpan balik atas semua       ucapan dan tindakanmu. Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas       tindakan kita. Bila kamu ingin mendapatkan lebih banyak cinta di dunia       ini, ya ciptakan cinta di dalam hatimu.Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkan       kemampuan itu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau       berikan kepadanya. Ingat, hidup bukan sebuah kebetulan tapi sebuah       bayangan dirimu.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=67&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/cerita-dari-gunung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/0822_1557551.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">0822_1557551.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati Ibarat Rumah</title>
		<link>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/hati-ibarat-rumah/</link>
		<comments>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/hati-ibarat-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Aug 2007 00:35:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>irgunawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/hati-ibarat-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Ada tiga macam rumah, Pertama Rumah raja, di dalamnya ada simpanannya, tabungannya serta perhiasannya. Kedua Rumah hamba, di dalamnya ada simpanan, tabungan dan perhiasan yang tidak seperti yang dimiliki seorang raja. Dan ketiga adalah Rumah kosong, tidak ada isinya. Jika datang seorang pencuri, rumah mana yang akan dimasukinya? Apabila anda menjawab, ia akan masuk rumah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=66&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=53" title="0822_1557511.jpg"><img src="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/0822_1557511.thumbnail.jpg" alt="0822_1557511.jpg" /></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=53"><font color="#000080"> Ada tiga macam rumah, Pertama Rumah raja, di dalamnya ada simpanannya, tabungannya serta perhiasannya. Kedua Rumah hamba, di dalamnya ada simpanan, tabungan dan perhiasan yang tidak seperti yang dimiliki seorang raja. Dan ketiga adalah Rumah kosong, tidak ada isinya.</font></a></p>
<p><a href="http://192.168.1.254/wordpress/?p=53"></a><font color="#000080">Jika datang seorang pencuri, rumah mana yang akan dimasukinya? </font><span id="more-66"></span><br />
<font color="#000080"><br />
Apabila anda menjawab, ia akan masuk rumah yang kosong, tentu suatu hal yang tidak masuk akal, karena rumah kosong tidak ada barang yang bisa dicurinya.</font></p>
<p><font color="#000080">Karena itulah dikatakan kepada Ibnu Abbas Radhiallahu &#8216;anhu, bahwa ada orang-orang Yahudi mengklaim bahwa di dalam shalat, mereka &#8216;tidak pernah terganggu&#8217;, Maka Ibnu Abbas berkata: &#8220;Apakah yang bisa dikerjakan oleh syetan dalam rumah yang sudah rusak?&#8221;</font></p>
<p><font color="#000080">Bila jawaban anda adalah: &#8220;Pencuri itu akan masuk rumah raja.&#8221; Hal tersebut bagaikan sesuatu yang hampir mustahil, karena tentunya rumah raja dijaga oleh penjaga dan tentara, sehingga pencuri tidak bisa mendekatinya.</font></p>
<p><font color="#000080">Bagaimana mungkin pencuri tersebut mendekatinya sementara para penjaga dan tentara senantiasa siap siaga di sekitar raja?</font></p>
<p><font color="#000080">Sekarang tinggal rumah ketiga, maka hendaklah orang-orang berakal memperhatikan permisalan ini sebaik-baiknya, dan menganalogikannya (rumah) dengan hati, karena inilah yang dimaksudkannya.</font></p>
<p><font color="#000080">Hati yang kosong dari kebajikan, yaitu hati orang-orang kafir dan munafik, adalah rumah setan, yang telah menjadikannya sebagai benteng bagi dirinya dan sebagai tempat tinggalnya. Maka adakah rangsangan untuk mencuri dari rumah itu sementara yang ada didalamnya hanyalah peninggalan setan, simpanannya dan gangguannya? (</font><font color="#008000">rumah ketiga</font><font color="#000080">).</font></p>
<p><font color="#000080">Hati yang telah dipenuhi dengan kekuasaan Allah Subhanahu wa ta&#8217;ala dan keagungan-Nya, penuh dengan kecintaanNya dan senantiasa dalam penjagaan-Nya dan selalu malu darinya, Syetan mana yang berani memasuki hati ini? Bila ada yang ingin mencuri sesuatu darinya, apa yang akan dicurinya? (</font><font color="#008000">rumah pertama</font><font color="#000080">).</font></p>
<p><font color="#000080">Hati yang di dalamnya ada tauhid Allah, mengerti tentang Allah, mencintaiNya, dan beriman kepadaNya, serta membenarkan janjiNya, Namun di dalamnya ada pula syahwat, sifat-sifat buruk, hawa nafsu dan tabiat tidak baik. Hati ini ada diantara dua hal. Kadang hatinya cenderung kepada keimanan, ma&#8217;rifah dan kecintaan kepada Allah semata, dan kadang condong kepada panggilan syetan, hawa nafsu dan tabiat tercela.(</font><font color="#008000">rumah       kedua</font><font color="#000080">)<br />
Hati semacam inilah yang dicari oleh syetan dan diinginkannya. Dan Allah memberikan pertolongan-Nya kepada yang dikehendakiNya. &#8220;Dan kemenanganmu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi maha bijaksana.&#8221; (Ali Imran:126)</font></p>
<p><font color="#000080">Syetan tidak bisa mengganggunya kecuali dengan senjata yang dimilikinya, yang dengannya ia masuk dalam hati. Di dalam hati seperti ini syetan mendapati senjata-senjatanya yang berupa syahwat, syubhat, khayalan-khayalan dan angan-angan dusta yang berada di dalam hati.</font></p>
<p><font color="#000080">Saat memasukinya, syetan mendapati senjata-senjata tersebut dan mengambilnya serta menjadikannya menetap di hati. Apabila seorang hamba mempunyai benteng keimanan yang mengimbangi serangan tersebut, dan kekuatannya melebihi kekuatan penyerangnya, maka ia akan mampu mengalahkan syetan. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah semata.</font></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/poltekkessmd.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/poltekkessmd.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=poltekkessmd.wordpress.com&amp;blog=1529432&amp;post=66&amp;subd=poltekkessmd&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://poltekkessmd.wordpress.com/2007/08/25/hati-ibarat-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/541780cf777d8a2b2b9c579f6f3a9da7?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">irgunawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://192.168.1.254/wordpress/wp-content/uploads/2007/08/0822_1557511.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">0822_1557511.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
